Tahun baru kemaren berlangsung damai di iringi langit cerah dengan dihiasi bulan purnama juga tak ketinggalan bintang – bintang yang bertaburan di angkasa… Di tambah lagi dengan keceriaan teman – teman kaum muda di Gereja Paroki St. Teresia Bongsari….
Penggalan di atas bukan puisi.. juga bukan dari buku diary..
Pada tahun baru 2010 tepatnya tanggal 31 Desember – 1 Januari, ada yang berbeda di pelataran Gereja Bongsari. Yup… bener sekali… Pohon Beringin BUUESAAARRR di sebelah timur lonceng Bongsari tidak tampak… Itu bukan misteri.. bukan juga sulapan. Pohon tersebut tumbang diterpa angin lisus beberapa waktu yang lalu.
Tetapi dengan tumbang nya pohon sepuh peninggalan Orde Lama tersebut, kini muncul pohon – pohon baru yang sengaja ditanam untuk menjaga kerindangan gereja. Tampaknya ada suatu pelajaran yang dapat kita petik dari hal tersebut antaralain hendaknya kita harus berani untuk menggantikan hal – hal yang lama dengan hal yang baru yang lebih memiliki kekuatan dan taste sesuai dengan jaman sekarang. Kalau tidak….? Bukan hanya yang tua yang akan tumbang, bila yang muda menjadi korban dan ikut tumbang… bagaimana masa depannya…?
Kembali ke tahun baru lagi, yang tampak mencolok dan sangat berbeda di pelataran Gereja Bongsari adalah kehadiran puluhan kaum muda pada malam tahun baru. Ada apa disana…?
Kegiatan tahun baru 2010 diprakasai oleh mudika dari LIC 2009. Mereka dulu adalah peserta dari acara Life In Community yang diadakan di Green Valley, Bandungan. Belum genap 1 bulan, mereka sudah bisa ngadain acara semeriah itu… sudah tidak diragukan lagi kemampuan teman – teman LIC.
Bila di tahun baru sebelum – sebelumnya, hanya dihadiri oleh mudika ASS (angkatan sangat sepuh) dan paling – paling hanya ditemani beberapa bungkus rokok dan *****, Kini tampak berbeda..
Di Tahun Baru 2010 kemarin, i teman – teman misdinar hingga mudika yang tua pun datang ke Gereja Bongsari. Acaranya apa saja…? Ada Acara nonton bareng film – film terbaru hasil download an mas kimpul dengan hardisk nya yang berkapasitas 40GB yang full berisi film.. bakar-bakar sate ayam lengkap dengan lontongnya…tidak ketinggalan jagung bakar… lalu juga ada acara kembulan dengan 7 ekor bebek hasil masakan mas iting…
Romo pun tergoda dengan aroma yang tercium hingga Pastoran lantai 2.. Alhasil Rm. Agung turun dan ikut membaur dengan teman – teman mudika.. wah.. jadi muda lagi nie Mo…
Acara berakhir pukul 03.30 dilanjutkan acara nongkrong – nongkrong oleh teman-teman mudika hingga pukul 05.30.
Kalo mau lihat dan download foto-fotonya bisa langsung datang ke barak, atau nie ada sebagian yang di upload..
Owh iya… denger – denger, teman2 mudika LIC mau ngadain acara valentine an… ehmmm.. apa bener….? Kita tunggu aja berita kelanjutannya… Pokoknya jangan khawatir deh buat teman – teman mudika LIC…
Mudika dari jaman Eyang Geget, Mas Pipiet dan Mas Kembar hingga jamannya Mbak Astu pasti siap membantu….
Profisiat buat Kaum Muda Bongsari…!




















lanjutkan……
seruu,,,dah…
terasake,,monggo…